Resensi Novel Yakuza Moon oleh Shoko Tendo


YakuzaMoonJudul Buku: Yakuza Moon
Penulis: Shoko Tendo
Penerbit: GagasMedia
Tahun Terbit: 2008, cetakan pertama
Jumlah Halaman: 245
Alih bahasa: A.S. Laksana
Editor: Windy Ariestanty
Desainer Sampul: Jeffi Fernando
Foto Sampul: Masahiro Nagata
ISBN: 978-979-780-268-4

 

 

Shoko lahir dari keluarga Yakuza. Tetapi dia berusaha keras untuk merubah hidupnya. Apalagi ketika dia sadar, betapa dia sangat mencintai keluarganya

Shoko Tendo terlahir sebagai anak Yakuza. Teman-temannya tidak menyukainya. Tetangga-tetangganya selalu mencibir keluarga Shoko. Dan di usia dini, Shoko mendapat pelecehan seksual dari anggota geng ayahnya, Mizuguchi.

Shoko bosan dengan kehidupannya. Apalagi ayahnya selalu pulang malam dengan hostes-hostes dalam keadaan mabuk. Tak jarang dalam keadaan demikian, Hiroyashu, ayahnya, membanting-banting perabotan.

Saat berumur dua belas tahun, kakak perempuannya, Maki, mengajaknya menghadiri pesta para yanki. Sejak itu, Shoko tertarik dengan dunia yanki. Dia mulai mengenal thinner sebagai cara untuk teler dengan menghirup uapnya. Dia mulai mengenal amfetamin dari Nakauchi. Bahkan pria itu mencoba memperkosanya atas bantuan temannya sendiri, Mizue.

Hiroyashu mulai bangkrut. Hutangnya tambah menumpuk ketika temannya yang meminjam uang dalam jumlah besar pada rentenir melarikan diri. Padahal ayah Shoko adalah penjaminnya. Mau tak mau, Hiroyasu terpaksa mencari uang untuk melunasi hutang.

Salah satu penagih hutang adalah Maejima, mantan anggota Yakuza, teman ayah Shoko. Maejima mengancam akan menagih tanpa kompromi hutang ayahnya, kecuali Shoko mau menjadi gundiknya. Shoko tak punya jalan lain. Dia terpaksa menyepakati usul Maejima demi ayahnya. Namun kedekatannya dengan Maejima malah membuat Shoko semakin ketagihan amfetamin.

Maejima tidak hanya menikmati tubuh Shoko. Lebih dari itu, dia sering menyiksa Shoko sehingga gadis itu sering babak belur. Shoko mulai tak tahan terhadap perlakuan Maejima dan mencari pria lain. Dia menemukan, Shin, pria beristri, sama seperti Maejima. Shoko tahu, bahwa Shin tak mungkin menjadi miliknya, apalagi istri Shin tengah melahirkan bayi mereka. Dia lantas bertemu dengan Kuramochi. Pria ini terlalu baik. Dia tak segan-segan mengeluarkan ribuan yen untuknya. Shoko merasa tak enak. Shoko Tendo mulai mencari pria lain. Dia berkenalan dengan Ito dan segera menjadi gundiknya.

Nasib buruk masih belum berpaling dari Shoko. Ternyata Ito juga seperti Maejima. Ito ringan tangan. Shoko sampai harus ke rumah sakit untuk mengobati luka-luka karena hantaman Ito.

Seorang anggota Yakuza lain dari geng Ose-gumi bernama Taka sering mendekatinya. Shoko menikah dengannya dan berharap hidupnya membaik. Tetapi masih belum. Ibunya meninggal karena batang otaknya mati. Sembilan tahun kemudian ayahnya meninggal karena kanker.

Saya memaksudkan blog saya untuk seputar dunia fiksi saat pertama kali membuatnya, sementara Yakuza Moon bukanlah cerita fiksi. Tetapi saya mempunyai alasan tertentu mengapa saya tetapi meninjau Yakuza moon. Novel ini sangat bagus sebagai referensi cerita-cerita dunia gangster. Shoko Tendo menulis cerita tentang dirinya sendiri, dan dia adalah seorang putri Yakuza, sehingga cerita-cerita di dalamnya lebih nyata, sesuai dengan dunia gangster yang asli.

Shoko bercerita dengan gaya “Aku”. Sudut pandang pertama ini memang lebih ampuh menarik hati pembaca saat digunakan oleh penulis sendiri untuk menceritakan dirinya sendiri. Cerita-cerita di dalamnya juga diceritakan tanpa ragu-ragu, padahal ceritanya bukan cerita baik-baik. Beberapa adegan kekerasan digambarkan dengan detil, sehingga saya sangat merasakan betapa kacaunya kehidupan Shoko.

Cerita-cerita mengenai diri sendiri biasanya akan terjebak dengan “curhat”. Saya tidak mengatakan salah untuk fenomena ini. Tetapi jika cerita tersebut tidak sekedar curhat, maka pembaca dapat memetik nilai tambah. Cerita Shoko tidaklah demikian. Shoko menceritakan dirinya sehingga kita dapat merasakan bagaimanaa perubahan pikiran-pikiran Shoko dari seorang berandalan menjadi lebih baik. Memang, saya masih belum merasakan klimaks. Saya masih merasakan bahwa Shoko masih melanjutkan permenungannya. Hal ini wajar, mengingat cerita ini bukan fiksi yang dapat dirancang oleh penulis menjadi “bahagia selama-lamanya”. Masih ada nada terpenggal di akhir cerita. Seperti sebuah cerita yang masih belum selesai.

Ada dua adegan yang menyentuh saya. Pertama adalah cerita Shoko mengenai kesukaannya memelihara ikan, kucing dan berbicara pada pohon ceri. Kedua, ketika Shoko begitu haru menatap rumah keluarganya yang sudah menjadi milik orang lain. Dua hal ini adalah embun di tengah-tengah cerita penuh kekerasan sepanjang buku. Kedua cerita ini sungguh menyuguhkan betapa sejahat-jahatnya orang, dia masih mempunyai hati untuk merasakan sesuatu.

Buku ini bagus untuk penulis. Pembaca dengan kegemaran pada cerita-cerita kejahatan juga patut membacanya. Tetapi saya mohon, jangan sarankan untuk anak dan remaja. Ada beberapa adegannya tidak tepat untuk mereka. Oleh karena itu, saya lebih suka menempatkan resensi Yakuza moon pada cerita bertipe young adult.

  Daftar Tokoh

Nama Tokoh Keterangan
Shoko Tendo Tokoh utama
Maki Kakak perempuan Shoko Tendo
Hiroyashu Ayah Shoko Tendo
Satomi Ibu Shoko Tendo
Daiki Kakak laki-laki Shoko Tendo
Natsuki Adik perempuan Shoko Tendo
Mizuguchi Anak buah ayah Shoko Tendo. Pria yang melakukan pelecehan seksual pertama kali pada Shoko
Yoshimi
Yuya Teman kencan Shoko pertama kali
Makoto Anggota geng motor yang mengenalkan Shoko ke Yoshimi
Tomonori Penyelamant Shoko ketika Shoko diserang anggota geng lain
Kobayashi Anggota geng ayah Shoko
Hiromi Anggota geng senior tempat Shoko berada. Hiromi menggadaikan barang milik orangtuanya demi Shoko
Osamu Teman Shoko yang gigi depannya ompong karena terlalu banyak menghirup thinner
Fujisawa-san Nenek yang menjadi pasien di tempat ayah Shoko dirawat. Baik terhadap Shoko. Mendorong ayah Shoko untuk menulis haiku
Nakauchi Anggota Yakuza yang mengenalkan Amfetamin pada Shoko untuk pertama kalinya
Mizue Teman Shoko yang akan menyerahkan Shoko pada Nakauchi
Maejima Mantan anggota Yakuza dan kenalan ayah Shoko. Memanfaatkan Shoko demi kepentingan pribadinya. Bos Kimura, teman sesama pemakai narkoba dari Shoko
Shin Teman kencan Shoko setelah Maejima. Seorang pria yang sudah beristri
Kuramochi Teman kencan Shoko setelah Shin
Ogino Suami Maki
Itchan Suami Maki setelah Ogino
Ito Teman kencan Shoko
Otsuka Anggota Yakuza. Teman Ito
Taka Suami Shoko yang terakhir. Anggota Yakuza dari kelompok Ose-gumi