Me and You Versus The World


Sampul novel me and you versus the world

Me and You Versus The World

Pengarang: Stanley Meulen
Penerbit: WahyuMedia
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman:378

Usia Sera baru 14 tahun, sedangkan Jeremy sudah berusia 28 tahun. Akankah cinta mereka bisa berlangsung lama?

Jeremy Mulen bukan cowok kemarin sore.Juga bukan cowok yang tak laku.Jika tidak percaya, silakan tanya pada Vida, Amy, Nisa, dan Nike. Yang pertama dan kedua adalah mantan pacar, dua terakhir adalah teman tapi mesra. Tetapi kenyataan ini tidak membuat Jeremy merasa puas. Sebaliknya, sejak Vida meminta putus karena akan menjalin hubungan dengan mantannya, Prido. Jeremy mulai mempertanyakan dirinya sendiri apa yang sebenarnya ia cari?

Di usianya ke-28 tahun, Jeremy bersama teman-temannya harus mengadakan wawancara di sebuah sekolah SMA 333 untuk keperluan kantor Periklanan, tempat ia bekerja. Disini, untuk pertama kalinya hawa murtad dari janjinya mulai berkobar. Beberapa waktu yang lalu. Ia sempat berujar bahwa dia tidak akan berpacaran dengan ABG. Namun sekarang di hadapannya, Sera Karina, gadis berumur 14 tahun mengguncang janjinya.

Dari cuma chatting, curhat, dan SMS-an. Diam-diam cinta mereka mulai tumbuh. “Aku suka kamu.” Sera Karina dengan suara manjanya membuat Jeremy tiba-tiba blank. Jeremy berusaha mempertahankan janji. Tapi bobol. “Mau jadi pacar aku?” Tanya Jeremy. “Yes, aku mau,” jawab Sera. Maka resmilah mereka berpacaran.

Berpacaran dengan ABG bagi Jeremy memang membutuhkan kesabaran. Sampai suatu ketika, saat Jeremy sedang kalut, ia membentak Sera. Jeremy jengkel dan cemburu ketika Sera memberitahunya, bahwa ada seorang pria yang menyebutnya cantik. Jeremy menuduh Sera, bahwa gadis itu justru suka akan penilaian pria itu. Sera ngamuk. Dan sejak saat itu mereka tidak pernah ketemu lagi, sampai suatu saat…

“Kita putus”. Permintaan Sera membuat Jeremy kacau. Ia berusaha meminta maaf atas sikap kasarnya pada Sera. Tetapi pintu sudah tertutup. Di waktu-waktu, sesudah putus dari Sera, Jeremy merasa aneh pada dirinya. Ini aneh. Bukan pertama kalinya ia putus cinta. Tetapi kenapa baru sekarang ia sungguh menderita. Jeremy menyadari, meski Sera cuma seorang ABG. Ia mengajarinya untuk tidak suka dugem. Gadis itu mengajarinya arti cinta dengan cara unik. Bukan dengan gaya seorang yang lebih dewasa, bukan pula dengan gaya seorang guru yang lebih berpengalaman, tetapi dengan kepolosannya menghadapi segala sesuatu.

Cerita yang disajikan unik. Untuk ukuran Indonesia, saya rasa baru kali ini ada novel dengan pasangan tokoh dengan jarak umur berbeda jauh di latar belakang moderen. Tidak mengada-ada, tidak pula disertai dengan puisi-puisi cinta sebagaimana novel teenlit biasanya, namun novel ini tetapi cukup enak untuk dinikmati.

Gaya bahasa yang dipakai adalah bahasa gaul. Saking gaulnya, sampai ada beberapa kata yang terpaksa saya “googling” agar tahu artinya. Maklum saya meninggalkan dunia ABG bertahun-tahun lalu.

Sampul buku cukup menyiratkan isi novel: Sepasang kaki dewasa dan Sepasang kaki ABG. Pada saat novel ini ditulis, biasanya sampul dibuat dalam gambaran alam, semisal tanaman, bunga, atau sekedar gradasi warna. Di novel ini, sepasang kaki tanpa bagian atas menyiratkan misteri. Pembaca dipaksa berimajinasi sendiri, bagaimana rupa empunya kaki tersebut. Mungkin juga para pembaca bisa memasukkan sendiri wajah mereka.

Akhir kata, sebagai para pencari cinta tidak pernah mundur karena pernyataan putus dari mantan, namun justru terpacu mencari gerbang cinta yang lain.

One response to “Me and You Versus The World

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s