Selamanya Cinta


Sampul Novel Selamanya Cinta

Sampul Selamanya Cinta

Pengarang:  Kireina Enno
Penerbit: Bukune
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman: 302

Dita menyukai Abe. Tetapi Abe tidak pernah mengucapkan kata cinta, sehingga memaksa Dina membuat novel tentang masa SMA mereka. Dita berharap Abe membaca novel itu

Kehidupan SMA selalu menarik. Meskipun mungkin banyak hal-hal yang sama di setiap cerita orang. Tapi bolos, jatuh cinta, patah hati, makan di kantin tidak bayar, perkelahian, ataupun mencontek tidak akan pernah bosan untuk dibaca.

Begitu juga dengan Selamanya Cinta, bercerita tentang seorang novelis bernama Dita. Dia adalah perempuan yang menyukai Abraham, alias Abe. Rasa malu sebagai gadis yang tidak mungkin mengatakan cinta pertama kali, diperparah dengan sikap Abraham yang cuek, membuat hubungan mereka masih berstatus teman sampai lulus SMA.

Dita lantas punya akal. Dia akan membuat novel yang memuat tokoh-tokoh sebenarnya dalam novel. Ia berharap, Abe, dimanapun dia berada, akan membaca novel ini dan mungkin….kalau Dita beruntung, dia akan mengucapkan kata cinta.

Novel buatan Dita menceritan tentang persahabatan antara Reina (gambarang Dita), Abraham alias Abe, Dinda teman sebangkunya, dan Teddy. Persahabatan mereka terjalin cukup erat dengan doktrin dari Reina: Mereka tidak boleh pacaran antar teman dalam grup mereka.

Teddy dan Dinda tidak menggubris. Selepas putus dari Jordy karena alasan cowoknya selingkuh, Dinda berpacaran dengan Teddy. Sang mantan tidak terima, dalam pengeroyokan, akhirnya Teddy tewas di tangan Jordy. Abe amat marah ketika mengetahui bahwa yang membunuh Teddy adalah Jordy.  Serta merta ia mengumpulkan teman sekolahnya dan ganti mengajak kelompok Jordy duel.

Jordy keluar dari penjara dan berniat balas dendam. Ketika diketahuinya Abe dan Reina akan pergi ke Yogya, ia menguntit. Lewat kaca mobilny, Abe mengetahui ada yang menguntit mobilnya. Seketika itu ia mengebut demi menghindari Jordy. Sayang, kejadian itu diakhiri dengan kecelakaan, baik Abe dan Jordy sama-sama tewas.

Rupanya Abe, cowok yang dikagumi Dita, membaca novel tersebut. Dibantu dengan teman mereka, Indah, Abe merancang pertemuan mereka di kafe Indah.

Sebagai novel Teenlit, novel ini sangat menggambarkan keadaan masa SMA. Kebadungan diwakili oleh Abe, Pacaran diwakili oleh Teddy dan Dinda, dan jago basket diwakili oleh Alex. Cara penggambaran tokoh dan jalan cerita membawa masa-masa SMA kembali saat membaca novel. Cuma menurut saya agak sayang bahwa adanya kontradiksi antara Abe dalam novel dan Abe dalam keadaan sebenarnya. Pada novel buatan Dita, Abe digambarkan mati. Sampai pada tahap ini pembaca dihanyutkan oleh rasa sedih, tetapi di alam sebenarnya, ternyata Abe masih hidup. Maka rasa sedih tadi jadi hilang. Hipnotis kesedihan dibangunkan oleh jentikan jari sang penghipnotis. Tapi saya pribadi mengucapkan terima kasih pada novelis. Sekali lagi, novel ini membawa saya kembali ke masa SMA.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s