Kepingan Cinta Lalu


Kepingan Cinta Lalu Helga Rif Bukune

Sampul Kepingan Cinta Lalu

Pengarang: Helga Rif
Penerbit: Bukune
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman: 321

Satira bertemu dengan Arga secara tidak sengaja. Jatuh cinta, tetapi dengan cara berbelit. Harus mengorbankan Intan, sahabatnya bahkan hampir mengorbankan pacarnya sendiri, Ardian

Satira terkejut, ketika sahabatnya, Intan memperkenalkan cowok yang disukainya. Cowok tersebut adalah Arga, lelaki yang ditemuinya ketika antri membeli tiket konser MLTR. Yang lebih mengejutkan lagi, Arga mengakui, bahwa sebenarnya ia berpacaran dengan Intan karena ingin mendekati dirinya.

Satira tidak berani menolak PDKT Arga, karena Arga mengancam akan memutuskan Intan. Sampai suatu ketika, saat Satira berduaan dengan Arga di kamar, kepergok oleh Youngky. Youngky sendiri adalah pacar kakak Intan.

Intan akhirnya mengetahui bahwa Satira mengkhianatinya. Hubungan persahabatan mereka putus. Arga pindah entah kemana. Pelan-pelan, Satira berusaha melupakan Arga dengan sibuk di dunia Band, menjadi penyanyi Jazz.

Tak dinyana, Satira bertemu lagi dengan Arga di Bali. Satira berusaha menawarkan hatinya tetapi tidak bisa. Bahkan hubungannya dengan Ardian, pacarnya yang sekarang di Jakarta, bertambah tawar gara-gara ingatan masa lalunya dengan Arga.

Sewaktu Band-nya manggung di Yogyakarta, Satira syok. Lewat mulut Youngky, yang saat itu bertempat tinggal di sana, mengabarkan bahwa Arga telah menikah dengan suster perawat ibunya. Sekali lagi Satira patah hati. Cepat-cepat dia kembali ke Jakarta dalam keadaan hancur.

Di akhir novel diceritakan, Satira bertemu Ardian di suatu pesta. Hubungan mereka kembali dari titik nol, namun kali ini lebih serius.

Saya kategorikan novel ini sebagai novel dengan cerita cinta yang sadis. Terus terang sebagai lelaki, saya tidak akan pernah memakai cara yang akan ditempuh oleh Arga. Karena pertama-tama, hal itu akan memberi bayangan buruk reputasi saya di mata cewek yang saya incar. Kedua, lebih sadis lagi: Satira masih bisa jatuh cinta kepada Arga yang demikian mudah mengatakan cinta kepada Intan, meskipun hanya untuk mengejar Satira. Tetapi siapa yang bisa menolak kekuatan cinta. Pendekar atau jagoan manapun banyak yang jatuh dan kalah karena Cinta.

Sampul novel tidak saya permasalahkan. Cukup bagus. Tidak norak. Gambar dua burung kecil dapat menggambarkan percintaan kedua insan. Tulisan judul cukup bagus, berseni tetapi masih mudah untuk dibaca. Mengkilap, terkesan mewah.

Karakter-karakternya juga cukup kuat digambarkan. Kelihatannya pengalaman novelis sebagai “orang EO” dan atlit menembak cukup menghidupkan karakter Satira. Saya tidak meragukan hal ini. Tempat cerita di: Jakarta, Bali, Yogyakarta, dan Surabaya juga cukup menambah variasi cerita. Penyembunyian status Arga yang tidak lagi bujang, dan kejutan kehadiran Ardian sebagai obat bagi hati terluka-nya Satira cukup menjadikan novel ini ditutup dengan hal yang manis. Tidak meninggalkan kesedihan di hati pembaca.

Novel ini lumayan bagus untuk dibaca, jika anda ingin membaca cerita yang simpel tetapi tetap mempunyai penutup cerita yang manis.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s