Fifty Shades Of Grey


fifty shades of grey, el james

Fifty Shades Of Grey

Pengarang: EL James
Penerbit: Arrow Books
Tahun Terbit: 2012
Jumlah Halaman: 514

Menderita kelainan seksual karena Mrs Robinson. Christian Grey harus mengalami kesulitan dalam berhubungan dengan Anastasia. Dengan segala kemampuannya, Anastasia berusaha mencintai Christian

Mendapatkan janji wawancara dari seorang Christian Grey tidaklah mudah. Harus berbulan-bulan. Itulah yang dilakukan oleh Katherine Kavanagh. Tapi pada hari wawancara, ia demam. Kate panik. Jika dia harus membatalkan janji, akan sulit baginya untuk mendapatkannya lagi, apalagi sebentar lagi dia akan diwisuda sementara wawancara ini adalah salah tugas di mata kuliah yang diikutinya.

Untung. Teman serumahnya yang bernama Anastasia Steele sanggup menggantikan kedudukannya sebagai pewawancara meskipun saat itu ia harus belajar untuk ujian keesokan hari.

Penampilan Christian begitu memukai Anastasia. Namun dia masih bingung memutuskan apakah dia mencintai pria itu tidak. Wajah sombong, sikap mengintimidasi, dan sikap formal dari Christian yang menghalangi perasaannya untuk menjelajah hati Christian lebih dalam. Tapi perhatian Christian pada saat ia pulang dari sesi wawancara begitu membekas di hati Anastasia. Saat itu Christian mengambilkan jaket miliknya. Meletakkan beberapa saat kedua tangannya pada pundaknya dan mengatakan padanya untuk berhati-hati saat berkendara pulang ke rumah.

Suatu saat, mereka berdua sedang berjalan. Tiba-tiba seorang pengendara sepeda hampir menabrak Anastasia. Secara reflek Anastasia menghindar. Dia hampir jatuh. Tangan Christian langsung menangkapnya. Ketika jarak mereka berdekatan, Anastasia berharap Christian menciumnya. Tetapi tidak. Pria itu cuma diam. Pada suatu kesempatan lain Anastasia menanyakan pada Christian mengapa pria itu tidak ingin menciumnya. Pria itu hanya menjawab karena Anastasia masih belum mengenalnya. Christian bahkan mengundang Anastasia untuk ke tempat tinggalnya jika penasaran siapa Christian sebenarnya.

Gadis itu akhirnya mengetahui siapa sebenarnya Christian. Sewaktu masih berumur belasan, Christian sudah pernah melakukan hubungan seks dengan wanita seumuran ibunya bernama Mrs Robinson. Dari Mrs Robinson-lah ia mengenal perlakuan-perlakuan seks yang tidak biasa.

Anastasia berusaha mengerti prilaku seks dari Christian, meskipun dia sendiri belum pernah melakukan hubungan seks sama sekali. Semula, cara mereka berhubungan badan memakai cara-cara biasa. Tetapi rasa cinta yang mendalam dalam diri Anastasia membuatnya mengambil keputusan untuk memuaskan Christian dengan cara yang pria itu inginkan.

Christian mulai memakai cambuk. Meskipun tidak keras tapi cambukan pria itu rupanya dianggap sangat menyakitkan. Mulai dari saat itu Anastasia bimbang untuk memutuskan: Terus berpacaran dengan Christian atau tidak.

Tema novel ini bagi saya cukup sederhana: Seorang yang mengalami pelecehan seks sejak usia dini dan saat dia dewasa berperilaku seks yang tidak biasa. Tema-tema seperti ini umum di novel-novel. Oleh karena itu saya agak heran, kenapa novel ini sedemikian heboh? Karena erotis? Mungkin! Tetapi di dunia barat tema erotis bukan barang langka seperti di Indonesia.

Dua karakter yang menonjol adalah Christian Grey dan Anastasia Steele. Christian terlalu sempurna. Meskipun kekurangannya adalah perilaku seks yang tidak biasa, suka menyiksa (Sadomasochism). Tetapi penggambaran di novel bahwa dia mempunyai helikopter, pesawat pribadi, bisnis yang menggurita (meskipun di dunia barat hal ini biasa saja untuk ukuran konglomerat) terlalu sempurna. Karena kesempurnaannya ini, masalah dia di novel ini cuma seputar ranjang.

Karakter Anastasia adalah tokoh utama. Sudut pandang novel adalah sudut pandang orang pertama dari pihak Anastasia. Tokoh ini adalah pelipur lara saya terhadap kekecewaan saya terhadap kesempurnaan Christian. Karakter Anastasia ingin tahu, tegas, tapi di lain pihak terombang-ambing antara terus dengan Christian atau tidak. Ketegasannya ditunjukkan dengan keinginannya mengembalikan hadiah dari Christian, berupa buku langka seharga 20 ribu dolar. Begitu juga dengan pemberian Christian berupa Laptop Apple terbaru dan Blackberry. Dia menganggap itu bukan pemberian tapi pinjaman yang suatu ketika akan dia kembalikan.

Plot yang biasa-biasa saja dan alur yang tidak cepat dengan masalah yang itu-itu saja hampir membuat saya berhenti membaca novel ini. Namun ada suatu bagian yang saya sukai. Yaitu pada bagian Christian memainkan lagu melankolis dengan piano. Anastasia seperti merasakan karakter yang berbeda dari sosok pria itu. Sosok sedih. Sosok menderita. Sosok yang punya luka tetapi belum sembuh. Di novel ini, misteri tersebut masih belum terkuak, begitu juga dengan kelanjutan kisah asmara mereka. Tidak mengherankan, karena novel ini adalah novel trilogi. Jika anda ingin menuntaskan kisah asmara mereka, ada dua buku yang harus anda baca: Fifty Shades Darker dan Fifty Shades Freed.

Akhir kata. Jika adegan seks-nya dihilangkan, cerita dalam novel ini amat sederhana. Tidak ada gambaran-gambaran psikologis yang biasanya ada pada cerita-cerita tentang kejiwaan. Tidak ada adegan yang sangat romantis karena di dominasi dengan hubungan seks yang lebih banyak timbul di salah satu pihak. Namun tidak salah anda membacanya jika anda petualang buku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s