Cara Membaca Bagi Tunanetra


tunanetra buta

Sumber: yogilightbox.wordpress.com

Lama saya berpikir, apa yang bisa saya berikan kepada orang banyak. Ketika saya mulai aktif menulis, saya juga berpikir, seberapa banyak sebuah tulisan bisa sampai pada pembaca. Apalagi diantara peminat baca tersebut ada beberapa penyandang tunanetra. Betapa repotnya membaca memakai huruf braile, pun perlu banyak tenaga mekonversi sebuah buku ke dalam braile dan hasilnya hanya dapat dinikmati bagi orang yang mengerti braile. Saya mulai berpikir bagaimana saya dapat membantu penyandang tunanetra dan hasilnya juga dapat dinikmati orang biasa.

Beberapa waktu lalu, saya membaca sebuah berita pada sebuah jejaring sosial. Berita tersebut menyebutkan tentang kebutuhan tentang sukarelawan untuk mengkonversi buku ke dalam bentuk audio. Suara dalam audio itu yang nantinya akan disimpan di perpustakaan dan didengarkan oleh penyandang tunanetra. Bingo! Ini dia yang saya akan lakukan.

Dalam petunjuk perekaman audio, mereka cuma merekamkan suara memakai ponsel. Cara ini memang praktis. Tetapi ada kelemahannya. Pertama, suara pembaca harus direkam di ruangan yang tak ramai. Kedua, kualitas dari alat rekam ponsel kadang payah. Ketiga, jika ternyata harus ada perubahan (mungkin salah baca atau “kelewat” baca) maka harus diulang dari awal. Keempat, kualitas audio dan suara seseorang terkadang tak memenuhi kualifikasi untuk di dengar. Timbul pemikiran di dalam angan saya, bagaimana jika ada suatu standar perekaman. Dengan demikian, siapapun yang merekam tak jadi masalah, hasilnya pasti sama.

Saya melirik teknologi OCR (Optical Character Recognition). OCR memungkinkan hasil scan novel dijadikan text. Setelah menjadi text, kita membutuhkan software pengubah text menjadi suara, atau biasa disebut text-to-speech, dari sinilah, audio tersebut disimpan.

Langkah-langkah Perekaman

  1. Ubah novel menjadi text.

    Untuk penggunaan OCR, silakan membaca artikel saya di Menyimpan Novel dalam Bentuk Digital.

  2. Install software text-to-speech

    Anda dapat menemukan dengan mudah software text-to-speech di internet. Silakan anda mencarinya melalui google. Pada artikel ini, saya memakai software TextAloud versi 2.303 buatan NextUp

  3. Install Voice berbahasa Indonesia.

    Voice default di windows berbahasa Inggris, sehingga kita perlu mencari voice berbahasa Indonesia. Pada artikel disini, saya memakai voice Damayanti buatan Koba Vision.

  4. Jalankan software TextAloud dengan meng-klik icon software tersebut.
    Crop

  5. Pilih voice Damayanti

    pilih voice vcalizer damayanti

  6. Kopikan text dari novel ke TextAlound

    ronggeng dukuh paruk

  7. Simpan sebagai audio.

    • Klik tombol ToFile
      ToFile
    • Tulis nama folder/direktori tempat file audio akan ditulis.
      Dalam contoh dibawah, saya meletakkan di D:\PilihDirektori

Tunggu sampai proses selesai. Setelah itu anda akan mendapatkan file berekstensi wav. Selamat menjadi volunteer untuk peng-konversi novel ke bentuk audio.

Oh, ya. Sebagai penutup artikel, saya menyertakan Undang-undang Hak Cipta berkenaan dengan peng-konversi-an novel dalam bentuk audio.

Tentang Hak Cipta
Cuplikan UU RI No. 19 tahun 2002
tentang Hak Cipta
Pasal 15
Dengan syarat bahwa sumbernya harus disebut atau dicantumkan maka tidak dianggap sebagai pelanggaran Hak Cipta:
Penggunaan …;
Pengambilan …;
Pengambilan …;
Perbanyakan suatu ciptaan bidang ilmu pengetahuan, seni dan sastra dalam huruf braile guna keperluan para tunanetra, kecuali jika perbanyakan itu bersifat komersial;
Perbanyakan suatu ciptaan selain program komputer, secara terbatas dengan cara atau alat apapun atau proses yang serupa oleh perpustakaan umum, lembaga ilmu pengetahuan atau pendidikan dan pusat dokumentasi yang non komersial, semata-mata untuk keperluan aktivitasnya;
Perubahan …;
Pembuatan ….


Jika merujuk ke dua poin dalam pasal 15 tersebut di atas, maka, produksi buku untuk tunanetra baik dalam bentuk buku audio bukanlah merupakan pelanggaran “hak cipta”, karena:

  1. Menyebutkan secara lengkap sumbernya
  2. Digunakan khusus untuk kepentingan para tunanetra, guna memberikan kesempatan yang sama melalui kesetaraan perlakuan kepada mereka dalam mengakses buku
  3. Tidak dikomersialkan

Tunanetra mengakses buku tersebut melalui layanan perpustakaan yang merupakan lembaga yang menyediakan layanan data dan informasi non komersial.

Betapa indahnya jika kita dapat berbagi. Kita dapat mencicipi rasa surga di dalam kebaikan setiap orang.

6 responses to “Cara Membaca Bagi Tunanetra

  1. Info ini bermanfaat sekali… terimakasih banyak

    Suka

  2. Keren juga ide ini.. kalau saja banyak yg mau ngerjain ini, para tuna netra akan banyak terbantu

    Suka

  3. nice info nih… asik juga ya kalau bisa jadikan audio.🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s