Sekuntum Nozomi Buku Kesatu


sekutum nozomi buku kesatu marga t gramedia pustaka utamaJudul Buku: Sekuntum Nozomi Buku Kesatu
Tahun Terbit: 2007
Pengarang: Marga T
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Jumlah Halaman: 514
ISBN: 978-979-22-2717-8

Agus, Budi, Krisanti, Kaspar dan Sabrina terlibat cinta dengan cara masing-masing. Agus berpura-pura menjadi sopir agar berkenalan dengan Sabrina namun Agus tak mengetahui Sabrina menjalin cinta dengan Sergio. Budi terpaksa mengerjakan skripsi Eltor agar bertemu dengan adik Eltor, Krisanti, namun Budi juga tak tahu kalau Krisanti menyukai Agus dan kakak Sabrina, Kaspar, menyukai Krisanti. Agus sendiri diam-diam juga mempunyai musuh dalam selimut, yaitu Eltor. Abang Krisanti ini diam-diam juga menyukai Sabrina

Krisanti, Lydia dan Sabrina adalah mahasiswa kedokteran Universitas Trisakti. Suatu ketika sedang berjalan pulang melewati beberapa mahasiswa. Kumpulan mahasiswa fakultas teknik tersebut sedang melakukan kerja bakti. Saat itulah mereka berkenalan. Beberapa dari mereka bahkan saling tertarik. Agus dan Eltor mulai menyukai Sabrina sedangkan Budi menyukai Krisanti.

Agus agak susah mendekati Sabrina. Keisengan teman-temannya yang mengatakan kalau dia adalah petugas kebersihan kampus menjadi penyebabnya. Agus mulai memikirkan berbagai cara. Beberapa fakta mendukung usaha Agus. Fakta pertama, Budi tergila-gila dengan Krisanti. Fakta kedua Eltor sedang membutuhkan orang untuk membantunya menyelesaikan skripsi. Eltor memanfaatkan Budi untuk mengerjakan skripsinya dengan imbalannya, dia akan sering melihat Krisanti, maklumlah, Krisanti adalah adik Eltor. Namun ternyata Budi tidak berani sendirian datang kerumah Eltor, dia mengajak Agus. Semula Agus keberatan. Namun mulai timbul pemikiran. Kalau dia sulit mendekati Sabrina, maka ia akan mendekatinya lewat Krisanti. Dimulai dengan menanyakan alamat serta telpon Sabrina.

Tanpa setahu Agus, Krisanti menyukai dirinya. Tetapi fakta bahwa Agus hanyalah petugas kebersihan menghalangi keinginannya. Dengan maksud iseng-iseng untuk mengerjai Sabrina, Krisanti menyerahkan alamat dan telpon Sabrina pada Agus.

Usaha Agus tak menimbulkan hasil. Agus mulai memikirkan cara bagaimana mendekati Sabrina. Suatu ketika, dia mendengar kabar kalau Pak Muin, sopir Sabrina sedang sakit. Ayah Sabrina membuat iklan lowongan supir. Agus mulai mengatur siasat. Dia akan berpura-pura menjadi sopir Sabrina. Dengan begitu dia dapat mengumpulkan data-data mengenai Sabrina.

Agus berhasil diterima sebagai sopir. Dia berencana menjadi sopir hanya selama enam bulan saja. Dia mulai berancang-ancang membuat skenario untuk membohongi keluarganya. Sebab dia tidak ingin keluarganya mengetahui apa yang sebenarnya terjadi. Dia mengatakan pada keluarganya kalau dia sedang praktikum di Surabaya. Sementara pada kawan-kawannya, dia mengatakan akan mengurusi bisnis keluarganya di Serawak.

Agus tidak mengetahui satu hal. Sabrina sedang menyukai Takashi Matsuda, seorang dokter dari Jepang dan sedang bertugas di rumah sakit tempat Sabrina, Lydia dan Krisanti menjadi Ko-as. Baik Sabrina dan Sergio, panggilan Takashi, saling menyukai. Hanya satu halangan bagi Sabrina. Semenjak kakeknya dipancung oleh penjajah Jepang, sejak itu pulalah ayah Sabrina selalu membenci semua hal yang berhubungan dengan Jepang.

Bagi para pembaca yang belum pernah membaca Marga T, pastilah terkejut dengan gaya penulisannya. Sebagai contoh, di novel ini, Marga T menggunakan banyak bahasa gaul. Bahkan karena bahasanya terlalu gaul, saya sendiri tidak tahu apa artinya. Rasanya lingkungan tempat Marga T berada memang sangat berlainan dengan saya. Tetapi anehnya ada juga kata-kata yang khas di lingkungan saya berada seperti Matamu! Jangan harapkan bahasa yang mendayu-dayu di novel ini. Apalagi Sekuntum nozomi ini tidak memakai banyak bahasa figuratif. Kalimat kerennya: Marga T memakai bahasa populer.

Plotnya lumayan banyak. Banyak cerita dalam cerita. Tak heran, di novel ini, Marga T menyandingkan banyak tokoh-tokoh di novel karya-karyanya yang lain menjadi satu. Bahkan sekuntum nozomi bukan novel tunggal. Sekuntum Nozomi adalah novel berseri sampai lima. Untuk menjelaskan seri-nya, penulis bahkan membuat bagan di halaman-halaman awal novel. Bagan tersebut menjelaskan garis besar jalan hidup tokoh-tokoh. Unik, ya?

Narasi dan dialog tokoh-tokohnya juga gokil banget. Khas orang muda. Hanya agak disayangkan, mungkin karena plotnya banyak sehingga agak terasa kurang mendalami masing-masing karakter. Beberapa tokoh memang sering diceritakan dengan gaya dialog batin (berbicara kepada dirinya sendiri), hal ini yang membuat pembaca dapat lebih dekat ke salah satu tokoh. Ada satu hal yang bagi saya seperti pisau bermata dua. Di satu sisi merupakan kelemahan, di sisi satunya merupakan kelebihan. Yang saya bicarakan disini menyangkut terputusnya alur cerita. Beberapa alur cerita tampak diputus oleh Marga T dan kemudian dilanjutkan di bagian belakang cerita. Pemutusan ini banyak di bagian hampir klimak. Kelebihannya, pembaca penasaran bagaimana kelanjutannya? Tidak enaknya, kita harus mempunyai ingatan yang cukup agar tidak kehilangan alur yang baru saja ditinggalkan.

Tidak mengherankan, pada novel ini, bertebaran istilah-istilah kedokteran. Marga T sendiri adalah dokter dan tokoh-tokohnya memang calon dokter. Dengan demikian novel ini juga memberi sedikit ilmu. Isu-isu seputar dunia kedokteran swasta juga dipaparkan. Salah satu contoh mengenai bagaimana sulitnya mahasiswa kedokteran swasta sulit lulus karena banyak yang nonpri (orang cina) dan Sulitnya lulus karena sekolah kedokteran swasta tidak punya rumah sakit sendiri.

Novel ini bisa saya katakan novel dewasa tapi dalam bahasa remaja. Saya katakan dewasa karena tokoh-tokohnya hampir semuanya berusia SMA keatas. Tetapi bahasa yang mereka pakai justru khas remaja. Saya merekomendasikan novel ini untuk para penulis mula. Saya sering membaca di jejaring sosial suatu pertanyaan semacam: Bolehkan memakai bahasa gaul/diluar EYD pada sebuah karya fiksi. Dengan membaca novel ini, pertanyaan mereka terjawab. Saya juga merekomendasikan novel ini bagi para maniak fiksi, sebagai variasi gaya tulisan, karena saya sendiri belum pernah membaca gaya seperti Marga T di karya-karya fiksi novelis-novelis baru.


Silakan membaca tinjauan serial serial Sekuntum Nozomi lainnya:

Iklan

2 responses to “Sekuntum Nozomi Buku Kesatu

  1. mba octa…saya susy ..apakah mba mempunyai novel sekuntum nozomi ini…saya ingin koleksi krn baru baca buku kesatu saja..dua dst sdh yidak ada di pasaran

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s