Cara-cara Menulis Pembukaan Pada Karya Fiksi


pembukaan,  opening story, fiksi

  1. Pembukaan dengan Pertanyaan ke Pembaca

    Contoh:

    Apakah mungkin di kehidupan selanjutnya, aku bertemu denganmu?

    Octa menggosok-gosokkan tangan. Angin lembah telah berputar-putar menghilang naik keatas. Ia melirik pada tim pendakian yang sedang terlelap di tenda, memutari api unggun. Sejenak ia berpikir untuk membuat kopi, sekedar menghilangkan tusukan jarum oleh embun pada dadanya.

  1. Pembukaan dengan Kutipan

    Contoh:

    When words are both true and kind

    They can change the world

    -Buddha-

    Zahra menatap nanar pada rumput meninggi di depannya. Air mata kembali bersumber pada hatinya. Rasa itu kembali ada. Rasa benci pada seseorang yang telah menghabisi suaminya. Ia berjalan pelan ke arah gundukan itu. Tanah di atasnya kering. Tak tampak taburan kenanga, mawar, dan kantil. Semuanya diam. Semuanya sepi.

  1. Pembukaan dengan Onomatopoeia

    Onomatopoeia adalah tulisan yang menirukan suara. Seperti suara kucing meong, suara anjing guk…guk…

    Contoh:

    Ciiiiitt…..cittttt. Aku mengejar makhluk berkaki empat hitam menjijikkan. Dengan amarah yang membuta aku membuat umpatan karena tempe-tahu-ku yang baru kugoreng lenyap. Kalau saja aku punya uang, maka aku akan dirikan pabrik racun tikus paling super sedunia.

  1. Pembukaan dengan Dialog

    Contoh:

    “Kamu mencintaiku?” Keyzia menenggelamkan kepala pada dada bidang Arjuna.

    “Menurutmu kenapa aku belain kamu mati-matian di depan orangtuaku?”

    “Aku cuma takut kamu pergi.”

  2. Pembukaan dengan Penggambaran Setting atau Tokoh

    Contoh:
    Menning mempunyai segala kesempurnaan yang dimiliki oleh wanita. Rambut panjang lebat. Mata merona berbingkai bulu mata lentik. Tubuh jangkung dengan ukuran 175 sentimeter, berbalut kulit selembut sutra dan secerah susu.

  3. Pembukaan dengan Teka-teki/Humor

    Contoh:

    Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin

    Hari esok harus lebih baik dari hari ini

    Yang jadi pertanyaan

    Hari ini hari apa yaa?

    Teman-teman Chacha melongo. Mereka menatap cewek berambut bob itu melenggang menuju tempat duduknya. Mereka saling berpandangan. “Dia barusan ngomong apa, sih?” Ragil mengangguk-angguk mengiyakan. “Iya. Kalau cuma bertanya hari ini hari apa kok muter-muter dulu.” Ia meninggalkan teman-temannya ke kantin sambil garuk-garuk kepala.

  4. Pembukaan dengan Pengalaman Seseorang

    Contoh:

    Mendaki gunung adalah makananku sehari-hari. Di kakinya aku merasa seperti seekor semut. Kecil, hina, dan rapuh. Tubuh wangi karena sabun dan tangan licin karena pelembab akan berubah lecet-lecet ketika mencoba melangkah sejengkal demi sejengkal untuk sampai ke puncak. Tidur di tenda, di sekeliling rerumputan dan tanaman merambat seperti sebuah bedcover bagi para borjouis.

  5. Pembukaan dengan Fakta

    Contoh:
    Pada tahun 3000, Indonesia terpecah menjadi dua negara. Negara Hitam dan Negara Kuning. Julukan hitam timbul karena daerah tersebut lebih banyak terdiri dari hutan dengan batubara dalam kandungannya. Sementara Negara Kuning mempunyai kandungan emas di dalamnya. Menurut perjanjian sesudah perang panjang selama seratus tahun, Negara Hitam dan Negara Emas dapat saling mempertukarkan sumber daya utama mereka. Hitam memberikan batubara sebagai sumber enerti Negeri Kuning. Kuning memberikan emas sebagai pemoles peralatan Negeri Hitam.

  6. Pembukaan dengan Pernyataan Perasaan

    Contoh:

    Bagi seorang wanita, tidak ada yang lebih menyakitkan daripada menyadari dirinya sudah ternoda. Terjebak dalam lubang hitam. Saat peristiwa itu datang. Dia merasa tidak berdaya. Suara seperti dibungkam. Air mata bukan menjadi kunci belas kasihan. Rasa sakit bukan lagi menjadi rasa rendah diri tetapi berubah menjadi sebuah kebencian. Apalagi jika yang melakukannya adalah ayah sendiri.

9 responses to “Cara-cara Menulis Pembukaan Pada Karya Fiksi

  1. Sumpah, aku suka tips yang no.6….

    Suka

  2. bagus banget infonya…makasih udah share..love this

    Suka

  3. lebih disarankan yang mana nih, kak?

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s