Bagaimana Cara Menggambarkan Tokoh Fiksi


Penggambaran karakter (tokoh) yang baik akan memicu imaginasi pembaca. Tak dipungkiri, karakter yang menggetarkan hati pembacalah yang membuat cerita tersebut tetap dinikmati sampai halaman terakhir. Lantas bagaimana menggambarkan karakter yang cetar membahana? Berikut ini sedikit tipsnya:

  1. Jangan Menceritakan Semua di Awal
    Anda masih ingat, hal apa yang Anda rasakan saat bertemu dengan seseorang untuk pertama kalinya? Apakah Anda langsung mengetahui seluk beluk orang tersebut? Tentu tidak. Anda hanya mengetahui sekelumit tetapi pengetahuan Anda tentang orang tersebut akan bertambah seiring dengan perjalanan waktu. Hal ini juga berlaku pada cerita fiksi. Jangan membuka semua hal tentang karakter Anda. Sebar pengetahuan tersebut sepanjang novel. Buat mereka penasaran.
  2. Jangan Mengenalkan Banyak Tokoh dalam Satu Kali Kesempatan
    Biarkan pembaca “menikmati” tokoh di satu kesempatan, kemudian tokoh yang lain pada kesempatan yang lain. Tidak semua pembaca mempunyai ingatan super. Berilah waktu pada pembaca untuk mencerna tokoh sebelum penulis memberikan tokoh lain.
  3. Jangan Mendikte Pembaca. Biarkan Mereka Mempunyai Kesimpulan Sendiri.
    Apabila Anda memaksudkan tokoh Mila adalah gadis cantik, jangan tulis “Mila cantik” tetapi gambarkan bentuk “cantik” itu. Katakan cantik pada pembaca tanpa menyebut cantik. Gantilah kata “cantik” dengan menjabarkannya. Bagaimana rambutnya, pandangan matanya, kerlingannya, baju yang dipakainya, warna kulitnya, lentik bulu matanya, atau tawanya? Ini disebut “SHOW DON’T TELL”.
  4. Jelaskan Siapa Tokoh Fiksi Itu dengan Berbagai cara
    Penggambaran tokoh fiksi tidak selalu harus dengan narasi. Anda juga dapat memanfaatkan dialog tokoh, gerak-gerik tokoh, pendapat tokoh lain pada tokoh tersebut, atau flashback.
  5. Pakailah Character Sheet
    Character sheet adalah detil karakter yang dipersiapkan penulis untuk mendalami karakter tersebut. Character sheet bisa berisi tgl lahir, gambarang fisik, pendidikan, hobi, kebiasaan-kebiasaan tokoh atau hal-hala lain. Beberapa penulis memakai character sheet untuk mendapatkan gambaran menyeluruh karakter tersebut. Cara ini baik-baik saja untuk menghidari ke-tidakkonsisten-an tokoh tersebut. Namun Anda tidak perlu memuntahkan seluruh deskripsi pada character sheet pada tulisan Anda. Tuliskan gambaran tokoh yang sekiranya diperlukan pada cerita.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2 responses to “Bagaimana Cara Menggambarkan Tokoh Fiksi

  1. nice tips!
    kalau semua artikel disini dibuat buku bagus nih mas

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s