Saran-saran Menulis dari John Steinbeck


  1. Jangan Berpikir Menyelesaikan
    Orang sering berpikir, “Aku akan menyelesaikan 400 halaman.” Sebagai gantinya, tulislah satu halaman setiap hari tanpa memikirkan target 400  halaman, Anda akan terkejut dengan hasilnya
  2. Menulislah dengan bebas dan secepat mungkin
    Jangan berpikir untuk mengoreksi tulisan Anda sampai tulisan Anda benar-benar selesai. Keinginan mengoreksi selalu dijadikan alasan untuk tidak melanjutkan tulisan.
  3. Jangan Berpikir Memuaskan Semua Pembaca
    Tidak mungkin memuaskan semua pembaca. Ambil satu target pembaca dan menulislah seakan-akan tulisan Anda hanya untuknya
  4. Jangan Berlama-lama pada Bagian/Adegan yang Anda Suka
    Ada kalanya penulis hanya senang pada adegan tertentu, misal adegan tokoh A berpacaran dengan tokoh B. Saking sukanya, dia menulis banyak tulisan di sekitar adegan ini. Hal ini justru menghalangi Anda meneruskan tulisan. Tinggalkan dan kembalilah nanti di adegan ini saat tulisan selesai
  5. Jangan Pilih Kasih Menulis Bagian-bagian Tulisan
    Mungkin Anda orang yang tidak tega tokoh Anda disakiti, sehingga Anda hanya akan menulis bagian “baik” lebih banyak karena Anda menyukainya. Jika demikian, tulisan Anda akan tampak dibuat-buat.
  6. Ucapkan Dialog yang Anda Tulis Agak Keras
    Dengan mengucapkannya, Anda akan tahu, yang Anda tulis itu dialog wajar atau seperti orang berpidato?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s