Resensi Novel Cinta Cuma Sepenggal Dusta Karya Mira W


CintaCumaSepenggalDustaJudul Buku: Cinta Cuma Sepenggal Dusta

Penulis: Mira W

Tahun Terbit: 1985, cetakan pertama

Jumlah Halaman: 220

Penerbit: P.T. Gramedia

Gambar Sampul: Srianto

ISBN: –

Satu keluarga dengan lima anak gadis. Bukan pekerjaan mudah; Pak Hangga berusaha sekuat tenaga membantu beberapa diantaranya melalui masa remaja mereka.

Pak Hangga datang dari Yogya ke Jakarta, bertujuan untuk kuliah S2 di IKIP Jakarta. Untuk menghidupi diri sendiri dan biaya kuliah, dia harus mengajar sebuah SMA di Jakarta.

Kelas III IPA ini bukanlah kelas jinak. Tasia dan Robby adalah beberapa contoh anak yang bermasalah. Dan yang membuat Hangga mengelus dada, penguasaan materi pelajaran mereka memprihatinkan, padahal beberapa saat lagi mereka menghadapi ujian kelulusan. Hangga memikirkan cara agar mereka berubah. Mulai dari studi wisata dengan bersepeda, les pelajaran tambahan, sampai mencoba membantu masalah-masalah pribadi mereka.

Rupanya kesabaran Hangga menarik perhatian Tasia. Dia tidak hanya lebih sering belajar dari sebelumnya, tetapi juga jatuh hati pada Hangga tetapi Hangga menolak dengan halus pernyataan cinta Tasia.

Tasia tidak hanya mempunyai persoalan di sekolah. Di rumah, hubungannya dengan adik-adiknya, Sandra, Dania, Elsa, dan Emi juga tidak begitu mesra. Tasia sebagai kakak sulung lebih diperhatikan oleh orangtuanya. Hal ini memicu Sandra untuk menyaingi Tasia dalam segala hal. Ketika Robby dicampakkan Tasia, Sandra berpacaran dengan Robby.

Sandra sudah tidak dapat mengontrol diri. Apalagi Robby selalu membanding-bandingkan dirinya dengan Tasia. Sampai suatu ketika, hubungan mereka sudah terlalu jauh. Sandra hamil. Robby tak mau bertanggung jawab. Dia meminta Sandra menggugurkan kandungannya.

Pembukaan novel sungguh menarik, sampai ada adegan lempar BH segala. Sayangnya tak didukung oleh sampul buku. Dari sampul buku, saya pikir novel ini untuk young adult, sebab gambar tokohnya tampak tua bahkan seperti muka bule, padahal isinya lebih remaja dan ber-setting di sebuah SMA di Jakarta.

Dialog Mira W sungguh mengesankan. Lucu. Khas remaja. Asal ucap. Saya tak meragukan penulis satu ini kalau berhubungan dengan dialog remaja. Hanya saja saya merasa Mira W berusaha agak keras di novel ini. Pertama-tama, karena saya merasa tokoh Hangga berbicara terkadang terlalu panjang untuk sekali waktu bicara. Mungkin ini disebabkan Mira W ingin sekali menyampaikan edukasi pada remaja lewat cerita. Bukan masalah, sih. Saya merasa mendapat ilmu juga. Hanya saja bagian ini menurunkan mood untuk membaca cerita selanjutnya karena tiba-tiba novel ini menjadi nonfiksi sejenak. Pada dunia nyata, pembicaraan panjang dari satu orang bisa diselingi oleh gerak tubuh atau yang lainnya.

Cerita di novel ini kurang Show. Alias lebih banyak tell. Cara Mira W bercerita itu seperti ada orang sungguhan di samping Anda dan menceritakan sesuatu kejadian pada Anda. Dan kebetulan sekali, naratornya teridentifikasi sebagai penulis novelnya sendiri. Banyak deskripsi diselesaikan dengan komentar-komentar dan pandangan narator. Apakah ini jelek? Bagi saya tidak. Mira W sudah buru-buru membuat saya terkoneksi dengan tokoh-tokohnya, gaya bicara, dan detil kenakalan remaja.

Sepanjang saya membaca cerita-cerita remaja karya Mira W. Tidaklah semua mengandung muatan edukasi karena lebih ke hiburan. Novel ini adalah salah satu contoh dari karya Mira W yang memuat edukasi yang cukup bagus tentang bahaya hubungan pacaran diluar batas dan bahaya aborsi. Saya bahkan merasa miris akan narasi aborsi (padahal saya bukan wanita). Jadi saya merasa novel semacam ini baik dibaca remaja.

Daftar Tokoh:

Nama Tokoh Keterangan
Hangga Guru III IPA
Tasia Kakak Sandra. Murid Hangga
Sandra Adik Tasia. Pacar Robby. Murid Hangga
Robby Murid Hangga
Dania, Elsa, Emi Adik-adik Tasia
Bizki Mantan pacar Tasia
Netty, Nino, Nanda, Tiar, Sonny, Didi, Teddy Murid-murid Hangga

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s