Resensi Novel Limbah Dosa Buku Kesatu Karya Mira W


LimbahDosa_SATUJudul: Limbah Dosa, Buku Kesatu

Penulis: Mira W

Jumlah Halaman: 232

Tahun Terbit: 1993

Gambar Sampul: David

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

ISBN: 979-511-783-1

Ricky memergoki Andrea bergelut dengan David. Ricky tewas dalam perjalanan pulang karena kecelakaan mobil. Evi, ibu Ricky, menyalahkan Andrea atas kematian Ricky dan bersumpah membalas dendam pada Andrea

Ricky dan teman-temannya sedang berwisata di kebun teh. Dia sama sekali tak menyukai acara ini. Bersama Alex, mereka mencari kesibukan sendiri dan berjalan-jalan di sekitar daerah itu. Mereka lantas menemukan vila seorang penulis bernama Andrea.

Ricky terpesona pada Andrea. Meskipun teman-temannya memperingatkan bahwa dia gila karena suka pada wanita yang lebih tua, Ricky terus mengejar Andrea.

Andrea mendapat undangan reuni. Disana dia bertemu lagi dengan mantannya, David yang meninggalkan Andrea karena harus kuliah di luar negeri dan menikah dengan gadis Jerman.

David berusaha mendapatkan Andrea kembali, dan berjanji akan menceraikan istrinya, Nelly. Saat David bermesraan dengan Andrea, datanglah Ricky. Pemuda ini cemburu. Dengan marah dia memacu mobilnya dalam kecepatan tinggi untuk pulang ke Jakarta. Ricky mengalami kecelakaan dan tewas.

Saya hanya sedikit mendapatkan jejak-jejak kebiasaan Mira W di novel ini. Kejenakaan dan kecerdasan jawaban dialog tokohnya tidak saya temukan disini. Saya bisa mengerti. Novel ini memang bukan novel remaja, melainkan young adult. Dengan demikian jangan harap bisa santai. Ceritanya lebih banyak menyoroti konflik dan lebih berpegang pada plot untuk menikmati ceritanya. Singkatnya, ceritanya lebih serius.

Tak banyak bahasa figuratif yang saya temukan. Mira W memang jarang menggunakan bahasa figuratif. Kekuatan Mira W terletak pada kecerdasan dialog tokoh-tokohnya. Ini benar-benar aneh, sebab biasanya justru keindahan novel lebih banyak karena ini (terutama di Indonesia). Novel ini lebih lugas daripada novel populer saat ini (tetapi tidak di jaman-jaman novel Mira W meraja)

Penggambaran tokoh bisa dikatakan tidak masalah. Saya bisa menangkap sikap Ricky yang kentara terlalu dimanjakan orangtua. Sikap Andrea yang tak suka pada Ricky di awal. Atau kecemburuan David. Kesemuanya berjalan dalam alur yang lambat. Narasi lebih banyak tergarap pada peristiwa-peristiwa yang ada, dan sedikit narasi yang membuat cerita maju sesuai plot. Masalah? Bagi saya tidak, hanya saja kenapa saya tidak merasakan interaksi yang baik antar tokohnya? Ricky-Ibunya? Tidak. Ricky-Andrea? Juga tidak. Andrea-David? Kenapa juga tidak?

Saya mencoba mencari tahu, kenapa saya merasakan demikian. Dan saya menemukan jawabannya. Novel Mira W ini kurang menarasikan gerak tubuh tokohnya sehingga saya lebih merasa membaca daripada merasakan. Dengan model seperti ini, saya membaca Limbah Dosa Buku Kesatu ini dalam waktu cukup lama. Dua minggu! Karena saya terkadang bosan di tengah jalan.

Daftar Tokoh:

Nama Tokoh Keterangan
Ricky Anak SMA yang suka pada Andrea
Andrea Puspa Penulis
David Pacar Andrea
Pak Tiro Guru Ricky
Danu Ketua kelas Ricky
Evi Ibu Ricky
Ito, alex, arni, tati Teman-teman sekolah Ricky
Dokter Broto Dokter keluarga Ricky
Albert Ayah Ricky
Iklan

2 responses to “Resensi Novel Limbah Dosa Buku Kesatu Karya Mira W

  1. Salam kenal penulis pemula ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚
    Saya termotivasi

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s