Resensi Novel Asylum Karya Madeleine Roux


AsylumJudul Buku: Asylum

Penulis: Madeleine Roux

Pengalih Bahasa: Gabriella Felicia

Tahun Terbit: 2014, cetakan pertama

Penerbit: Bhuana Sastra

Jumlah Halaman: 298

ISBN: 978-602-249-814-8

Abby, Jordan dan Daniel bertemu di kelas persiapan kuliah/kelas musim panas New Hampshire College. Mereka tidak tahu bahwa masalalu sekolah itu berhubungan dengan mereka.

Abby mempunyai bibi yang tidak pernah dikenalnya sejak lahir. Lucy, nama bibi Abby, telah diserahkan pada rumah sakit jiwa karena kenakalannya. Abby bertekad menelusuri jejak-jejak bibinya meskipun orangtuanya tidak menyetujuinya.

Daniel Crawfort diabdosi oleh Paul dan Sandy. Dia tidak mengetahui masalalunya, namun kedatangannya New Hampshire College membuatnya sadar, ada sesuatu di sekolah itu yang mungkin berhubungan dengan dirinya.

Daniel, Jordan dan Abby tidak menyadari bahwa diantara orang-orang di kelas musim panas mereka, terdapat ‘copycat’, seseorang yang meniru pembunuhan orang lain. Lantas kenapa Daniel sering mendapatkan mimpi buruk dan seakan-akan dia adalah penjaga rumah sakit jiwa tersebut belasan tahun silam.

Daniel selalu mempunyai keinginan untuk turun ke ruang bawah sekolah kelas musim panas mereka. Disana, belasan tahun silam, banyak kejadian-kejadian horor telah terjadi. Diduga rumah sakit jiwa tersebut telah melakukan tindakan-tindakan yang tidak manusiawi.

Sampul novel ini boleh juga. Tampak seram. Saya membayangkan teror akan terjadi pada tokoh saat menelusuri lorong-lorong rumah sakit jiwa yang sudah lama ditinggalkan. Saya membayangkan ada sesuatu di kegelapan yang akan membuat mereka terintimidasi. Dalam keadaan tak menentu. Atau depresi karena tak tahu bagaimana kelanjutan nasib mereka. Sayang. Bayangan saya berbeda dengan kenyataannya. Cerita sama sekali tak berhubungan dengan hantu. Saya bisa mengatakan cerita di novel ini adalah teror.

Pembukaan terlalu panjang. Saya tak langsung tertarik pada cerita. Rasa “seram” yang terpicu pada adegan Daniel, Abby dan Jordan ke tempat bekas rumah sakit segera ambruk karena dilanjutkan dengan cerita yang “tak seram” mengenai masalah diantara mereka bertiga. Keseraman lebih saya rasakan dari deskripsi pengobatan penyakit mental jaman dulu yang terlihat tak manusiawi untuk ukuran kedokteran saat ini.

Jujur saja. Saya membeli buku ini setelah tertarik habis-habisan saat membaca Petak Umpet Minako oleh @manhalfgod. Sayang sekali mood horror saya langsung turun karena cerita di novel ini. Saya rasa kelebihannya “mungkin” cuma di kejutan akhir. “Oh, ternyata peneror-nya ini, to” cuma itu. Saya lebih merasakan aroma cerita kriminal daripada cerita horor.

Okelah. Sebagai cerita remaja, bolehlah saya sarankan untuk di-embat. Tapi sebagai pemuas pembaca cerita horor? Hemmm…. Sepertinya masih jauh. Menurut saya, sebetulnya penulis masih bisa memuaskan pembaca horor meskipun pada akhir cerita lebih tepat diasosiasikan dengan cerita kriminal. Kurangnya penggambaran perasaan di pihak tokoh, kurangnya deskripsi ketakutan dan penggambaran terhadap sesuatu yang tak “kelihatan” membuat saya merasakan semakin lama ceritanya lebih ke cerita kriminal.

Daftar Tokoh:

Nama Tokoh Keterangan
Daniel Crawfort Tokoh utama
Abby Valdez Kekasih Daniel Crawfort
Jordan Teman Daniel dan Abby
Felix Teman sekamar Daniel
Profesor Reyes Guru Daniel
Sandy, Paul Orangtua angkat Daniel
Joe Penjaga sekolah
Sal Weathers Penulis blog tentang sekolah New Hampshire College. Pendukung penghancuran sekolah ini
Lucy Valdez Istri Sal Weathers

 

5 responses to “Resensi Novel Asylum Karya Madeleine Roux

  1. beli dimana?

    Suka

  2. Gak ada kota terbitnya

    Suka

  3. Bisa juga seperti itu Kak.

    Suka

  4. Karena ini novel kriminal, saya jadi penasaran. Tapi kriminal yang diberi nuansa horror, menurut saya akan jadi lebih keren lagi.🙂

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s